Gangguan Depresi Pasca Serangan Jantung

Posted by ATMAJA'Z

Dilaporkan bahwa, ada 1 dari setiap 3 orang dengan dengan kasus pasca serangan jantung mengalami perasaan gangguan depersi. Karakteristik seperti jenis kelamin khususnya wanita yang telah menglami depresi sebelumnya, dan orang-orang yang merasa sendiri dengan hubungan sosial kemasyarakatan yang kurang dan dorongan emosional cenderung mempunyai resiko lebih tinggi untuk menglami gangguan depresi pasca serangan jantung.
Gangguan depresi yang dialami penderita pasca serangan jantung berakibat pada gangguan terhadap proses pemulihan dan pengobatan serangan jantung itu sendiri yang menjadikan pemulihannya akan menjadi lebih sulit. Jangan hawatir gangguan depresi dapat disembuhkan dan diobati.

Definisi, gejala dan pengertian depresi.
Depresi adalah seperti halnya penyakit medis, misalnya diabetes atau tekanan darah tinggi (Hipertensi).

Gejala-gejala depresi meliputi:
Merasa sedih dan sering menangis (depressed mood)
Hilang ketertarikan dalam melakukan aktifitas sehari-hari yang biasanya menjadi suatu kegiatan yang menyenangkan baginya.
Perubahan dalam selera makan dan berat badan.
Porsi tidur yang berlebihan atau sebaliknya mengalami gangguan pola tidur.
Merasa gelisah, mudah tersinggung dan malas.
Kehilangan energi atau tenaga dan gairah hidup
Perasaan sangat bersalah dan tidak berguna atau bermanfaat.
Mengalami gangguan dalam konsentrasi atau dalam membuat keputusan
Adanya pemikiran ingin mati atau bunuh diri.
Mengenali, memahami dan mengetahui seseorang dengan gangguan depresi
Orang-orang dengan gangguan depresi biasanya mempunyai hampir semua gejala-gejala gangguan depresi diatas. Gejala-gejala tersebut berlangsung hampir setiap hari, sepanjang hari (24 jam) selama 2 minggu atau lebih. Satu dari gejala-gejala yang timbul tersebut harus ada gejala yang disebut dengan depressed mood atau gejala kehilangan ketertarikan dalam aktifitas sehari-hari (gairah hidup).

Jika seseorang mengalami beberapa gejala atau semua gejala-gejala gangguan depresi diatas, segera hubungi dokter yang berkompeten dengan masalah tersebut. Dokter mungkin akan melakukan pemeriksaan dengan lebih detail.

Dokter akan menanyakan tentang apa saja gejala-gejala yang muncul, melakukan pemeriksaan kesehatan pasien, menanyakan tentang riwayat kesehatan keluarga.

Pengobatan gangguan depresi
Gangguan depresi dapat doibati secara medis dengan penggunaan obat-obatan, bimbingan atau konsultasi (counseling) dan kombinasi dari kedua cara pengobatan tersebut.

Pengobatan dengan obat
Depresi dapat disebabkan oleh ketidakseimbangan kimiawi dalam otak. Obat-obat yang disebut dengan anti depresi dapat mengatasi adanya masalah ketidakseimbangan tersebut. Obat anti depresi sebaiknya dikonsumsi berdasrkan anjuran dan resep dari dokter.

Obat ini akan mulai bekerja setelah dikonsumsi selama beberpa minggu. Bicarakan dan konsultasikan jika penggunaan obat-obat anti depresi tersebut ingin dihentikan. Jika terjadi gejala-gejala yang tidak biasanya terjadi berhubungan dengan pemakaian obat-obat ini, segera hubungi dokter yang bersangkutan.

Bimbingan dan konsultasi
Konsultasi atau konseling dapat membantu penderita dalam mengenali, mengidentifikasi serta menghentikan pikiran-pikiran negatif dan menggantinya dengan pikiran-pikiran yang logis, masuk akal dan positif.

Hal-hal yang dapat dilakukan untuk membantu penderita merasa lebih baik.
Seringkali orang merasa depresi karena mereka tidak aktif, kurang hubungan sosial dengan masyarakat, kurangnya aktifitas rekreasi dan sejenisnya.
Maka, ajak, suruh atau sarankan penderita melakukan aktifitas dan ikut berpartisipasi dalam kegiatan sosial, gotong royong dan lain sebagianya, melakukan aktifitas hobi, rekreasi. Kegiatan dan aktifitas tersebut diharapkan dapat memperbaiki perasaan mereka.
Banyak penderita dengan pasca serangan jantung mendapatkan keutungan baik fisik ataupun mental dari suatu program rehabilitasi jantung seperti olah raga dan aktifitas fisik. Maka tanyakan dan konsultasikan dengan dokter tentang jenis dan macam aktifitas atau olah raga yang tepat untuk anda.
Apakah pengobatan depresi selalu bekerja.
Pengobatan penderita dengan gangguan depresi dapat terbantu sebesar 80 % sampai 90 %.